Pengertian Dan Arti Impotensi Pada Pria Dewasa

Arti dari impotensi adalah lemah syahwat atau keadaan tidak bertenag.  Sebuah masalah umum di kalangan pria yang ditandai oleh ketidak mampuan yang konsisten untuk mempertahankan ereksi yang cukup untuk melakukan hubungan seksual atau ketidakmampuan untuk mencapai ejakulasi, atau keduanya. Impotensi merupakan salah satu hal yang paling banyak di takuti oleh kaum pria dan bahkan kaum wanita sekalipun. Karena jika pasangan (pria) mengalami impotensi, tentu tidak dapat memuaskan istri dan yang ada malah rasa kecewa.

Pengertian Dan Arti Impotensi Pada Pria Dewasa

Banyak faktor atau penyebab impotensi pada pria, diantaranya penyebab pria impotensi adalah karena faktor usia. Selain itu, obat-obatan dan merokok juga merupakan penyebab impotensi. Adapun definisi impotensi atau disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan penis untuk memulai dan mempertahankan ereksi (membesar dan/atau menegangnya penis).

Perlu Anda ketahui, bahwa kemampuan seksual pria identik dengan ereksi. Mengingat begitu pentingnya kemampuan ini, maka harus banyak hal yang harus Anda jaga dan diperhatikan demi terhindar dari impotensi, sehingga Anda dapat memuaskan istri di ranjang.

Impotensi dilihat dari penyebabnya dapat dikategorikan dalam beberapa kategori berikut:

  • Impotensi Organik

Impotensi organik disebut juga impotensi esensial adalah suatu kondisi dimana penis penderita tidak pernah memiliki kemampuan berereksi. Penyebab impotensi organik ini dapat berupa penyempitan pembuluh darah ke penis atau karena gangguan syaraf pada susunan syaraf pusat yang mengatur mekanisme ereksi.Pengobatan yang dapat dilakukan biasanya ditujukan untuk menghilangkan faktor penyebabnya, yaitu dengan cara pengobatan kedokteran barat dan tanaman obat. Pengobatan hanya diarahkan memperlancar peredaran darah atau mengurangi sumbatan pembuluh darah dan mengaktifkan fungsi syaraf yang terganggu.Tetapi pengobatan ini jarang bisa berhasil tanpa diikuti pengobatan tradisional lain seperti terapi pijat dan akupuntur.

  • Impotensi Fungsional

Impotensi fungsional disebabkan karena faktor-faktor patologis atau penyakit seperti: komplikasi suatu penyakit (diabetes), pemakaian obat-obatan yang salah, pemakaian alkohol yang berlebihan atau juga sebagai akibat kegiatan merokok yang sangat kronis .Pengobatan dapat dilakukan dengan tanaman obat yang ditujukan untuk menciptakan kesegaran fisik atau sebagai penyegar (analeptik). Dengan obat analeptik aktivitas tubuh dirangsang sedemikian rupa sehingga rasa lelah, letih dan lesu bisa tertunda untuk sementara.Biasanya dengan memberikan obat tenaga (tonikum). Obat tonikum dapat memperkuat tubuh, memberi tambahan tenaga dengan cara memperkuat sistem fisiologi tubuh.Atau juga dengan memberikan obat daya tahan tubuh (adaptogen). Obat adaptogen adalah obat untuk merangsang sistem pertahanan diri pada tubuh manusia agar selalu mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya serta mampu menahan segala tekanan (stress) dari dalam maupun dari luar tubuh sampai ketingkat sel. Senyawa adaptogen dapat meningkatkan stamina, energi, kualitas tidur, hasrat seksual serta dapat menghilangkan rasa lelah, letih, dan kecemasan emosional rendah.

  • Impotensi Psikis

Merupakan jenis impotensi yang paling sering ditemukan, penyebabnya adalah hal yang bersifat kejiwaan seperti: gangguan emosional, stress, perasaan jengkel pada pasangan, rendah diri, merasa disepelekan, bosan dengan rutinitas, perasaan takut, was-was, dan lain-lain.Pengobatan biasanya dilakukan dengan obat yang ditujukan untuk menyertai penyebuhan secara psikologis. Dengan obat pasien akan merasa lebih mampu dan segera dapat sembuh. Penggunaan obat yang dilakukan adalah obat yang bersifat analeptik, adaptogen dan tonik.

Faktor Fisik Penyebab Impotensi :

  • Gangguan aliran darah.

Penyakit yang dapat mengurangi aliran darah ke penis meliputi hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes (kencing manis), dan penyakit peyronie (terbentuknya jaringan parut pada penis).

  • Gangguan persarafan.

Keadaan yang dapat mengurangi atau menghambat hantaran saraf ke penis antara lain diabetes, cedera tulang belakang, pembedahan daerah panggul, kecanduan alkohol, ruasaknya saraf karena penyakit kelamin atau akibat pembengkakan saraf-saraf yang terjadi oleh penyakit difteri.

  • Gangguan hormonal.

Keadaan yang dapat mengganggu keseimbangan hormon-hormon ini antara lain disfungsi testis (gangguan fungsi buah zakar), penyakit ginjal, liver, dan kecanduan alkohol.

  • Obat-obatan

Penyebab impotensi yang paling sering dijumpai adalah obat-obatan, seperti obat antihipertensi (obat tekanan darah tinggi), antidepresi, frankuilizer (obat penenang), diuretik (obat yang meningkatkan pengeluaran air seni),simetidin (obat maag), obat penurun berat badan, alkohol, opiat, heroin, amfetamin dan nikotin/rokok.

Faktor Psikis Penyebab Impotensi :

  1. Stres karena masalah pekerjaan, pergaulan ataupun masalah keuangan dapat menyebabkan gangguan ereksi. Semakin keras usaha seorang pria untuk memperoleh ereksi ketika ia sedang mengalami ketegangan maka akan semakin buruk pula hasil yang dicapainya. Stres dapat menyebabkan impotensi begitu pula sebaliknya.
  2. Depresi dapat mengurangi tenaga pria dan menurunkan kemampuan seksualnya. Seorang pria yang depresi biasanya tidak mampu memperoleh ereksi dan ini akan menambah berat keadaan depresinya.
  3. Kecemasan memainkan peranan penting dalam terjadinya impotensi pada laki-laki, diantaranya kecemasan apakah dia akan mampu berereksi, mampu mempertahankannya dan mampu memuaskan pasangannya. Hal ini dapat dialami oleh sebagian besar kaum pria pada waktu tertentu. Tetapi bila terjadi terus-menerus maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya impotensi. Rasa takut terhadap kegagalan akan menimbulkan ketegangan. Dan ini akan menghambat terjadinya ereksi.
  4. Informasi yang keliru mengenai seks juga dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Misalnya seorang pria yang mendapatkan pendidikan/pengertian seks yang negatif sehingga dia beranggapan bahwa seks itu merupakan perbuatan yang kotor/dosa. Atau seorang pria yang dibesarkan dalam lingkungan yang memiliki pemikiran keliru mengenai keperkasaan seorang pria sejati sehingga pria tersebut menjadi rendah diri dan hanya dapat ereksi jika berhubungan dengan wanita yang status sosial, ekonomi atau kontruksi tubuhnya lebih lemah darinya. Pria tersebut impoten bila berhubungan dengan isterinya tetapi tidak demikian halnya jika ia berhubungan dengan wanita lain, keadaan seperti ini tidak jarang mendorongnya untuk melakukan penyelewengan seksual dengan wanita lain.

Nah jika kalian mengalami hal seperti yang di atas tidak usah bingung dan risau untuk mengobatinya kami punya solusi yang tepat untuk mengobati impotensi yang efektif cepat aman TIDAK ADA EFEK SAMPINGNYA dan TIDAK MENYEBABKAN KETERGANTUNGAN yaitu dengan klik Pengobatan Masalah Impotensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *